1414133031 1414132066 Waralaba: Warkop Ini Punya 111 Cabang di Indonesia - Majalah Inspirasi Usaha

Jum10242014

Last update03:33:46 PM

Back You are here: Home Ekbis Waralaba Waralaba: Warkop Ini Punya 111 Cabang di Indonesia

Waralaba: Warkop Ini Punya 111 Cabang di Indonesia

AddThis Social Bookmark Button
Inspirasi-usaha.com:Kegemaran masyarakat meminum kopi menjadi peluang usaha yang sangat menggiurkan. Tak heran banyak bertaburan warung kopi mulai dari warung kopi (warkop) sederhana hingga coffee shop di mal-mal.

Minuman beraroma ini pun merambah bisnis franchise atau waralaba. Coffee Toffee, sebuah coffee shop dengan konsep modern menawarkan sensasi menikmati racikan kopi  khas Italia seperti Capuccino, Espresso, Latte, frappe blended dan lainnya dalam bentuk bisnis waralaba.

Di Makassar, sudah ada enam cabang waralaba Coffee Toffee, salah satunya milik Arfah Azhary yang berada di Pusat Perbelanjaan Ratu Indah Mall ( MaRI). Arfah mengaku mulai merintis bisnis waralaba ini sejak dua tahun yang lalu. Untuk memulai bisnis ini, ia hanya mencari lokasi penjualan yang memiliki akses listrik dan air serta merekrut karyawan dan calon barista (pembuat kopi).

Pemilihan MaRI menurut Acos, sapaan sehari hari Arfah menjadi keuntungan sendiri. Target market MaRI yang kebanyakan adalah kelas menengah keatas serta suasana mal yang nyaman untuk bersantai atau sekedar nongkrong dengan teman-teman dirasakan Arfah menjadi pilihan tepat untuk membuka gerai Coffee Toffee ditempat tersebut. Tidak tanggung-tanggun, Arfah mampu meraup omzet Rp 30 juta perbulan.

Setelah melakukan diskusi dengan pihak manajemen MaRI,  arfah lalu menyewa salah satu spot di Lantai 3 sebagai gerai Coffee Toffee.  Dari Tiga varian gerai Coffee Toffee, Arfah memilih untuk membeli lisensi Coffee Toffee Origin, yang berkonsep mini bar dengan beberapa kursi dan sofa. 

Konsep Waralaba Coffee Toffee sendiri adalah dengan membeli Lisensi dan bahan baku pada pemilik utama. Coffee Toffee Pertama kali berdiri di tahun 2006 di Surabaya dan kini memiliki 111 cabang franchise di seluruh Indonesia.

Untuk memulai bisnis ini, Arfah hanya mencari lokasi dan karyawan. Setelah itu, tim kreatif dari Coffee Toffee Surabaya akan mengunjungi lokasi dan memberikan alternatif desain untuk gerai yang akan dibuka sehingga nantinya konsep dan ciri khas Coffee Toffee tidak hilang.

Pemilik dan karyawan pun akan diberikan pelatihan selama dua minggu mengenai resep dan semua sistem dalam Coffee Toffee, karyawan yang telah disiapkan oleh calon pemilik gerai akan dilatih untuk menjadi barista, tidak hanya karywana, para owner pun harus mengetahui cara membuat semua produk Coffee Toffee sehingga san pemilik mampu mengontrol dan menjaga kualitas dari produk Coffee Toffee yang disajikan.

Tidak hanya kopi, coffee toffee pun mennyuguhkan racikan racikan Hot Chocolate dan tea dalam berbagai kreasi bagi penikmat minuman serta makanan seperti sandwich, pancake dan pasta.

Untuk membuka gerai waralaba Coffee Toffee, ada tiga tingkatan yang bisa dipilih yaitu, Coffee Toffee Origin dengan konsep mini bar dengan beberapa sofa dan kursi seperti milik Arfah Azhary yang terdapat di Mall Ratu Indah, Coffee Toffee Specialty dengan konsep coffee shop dalam ruangan yang lebih besar, serta Coffee Toffee Signature dengan konsep fine Dining yang menyajikan produk-produk Coffee Toffee yang lebih beragam dalam. Menurut Arfah, setiap gerai berbeda harga lisensinya tergantung dari konsep dan lokasi yang dipilih. Untuk saat ini, Konsep Origin seharga hampir Rp 200 juta, konsep Specialty 300-400 juta serta Signature 500-600 juta per gerai.

“Harga tersebut sebenarnya tidak terlalu memberatkan ya, karena hanya dengan harga tersebut, saya sudah dapat desain,  training karyawan, properti seperti sofa dan meja serta semua perlengkapan dapur. Saya hanya tinggal menyiapkan lokasi, karyawan dan modal untuk membeli lisensi dari Surabaya,”kata Arfah di gerai miliknya, akhir November lalu.

Konsep waralaba inipun tidak menggunakan sistem bagi hasil, pihak Coffee Toffee Surabaya sebagai pemilik lisensi utama hanya mensyaratkan agar semua bahan baku minuman harus dipasok langsung dari cabang utama di Surabaya untuk mempertahankan cita rasa dan otentikal dari Coffee Toffee.

Di Makassar sendiri, terdapat 6 gerai Coffee Toffee, dua Coffee Toffee Specialty yang berada di Jl. Bontolempangan dan Jl Urip Sumiharji, 3 gerai dengan konsep Origin yang berada di Mal Ratu Indah, Mal Panakkukang dan Perumahan Baruga Antang serta satu stand Both yang berada di Makassar Town Square ( M’Tos).  Coffee Toffee mensyaratkan setiap gerai yang berada dalam satu kota harus berjarak minimal tujuh kilometer untuk pemerataan penjualan.

Arfah kini berencana untuk membuka Coffee Toffee Signature di Makassar namun masih terkendala dalam pengurusan lokasi gerai. Bagi yang berminat untuk membuka grai Coffee Toffee, Arfah bisa bersedia sebagai pembuka jalan bagi pengusaha-pengusaha baru yang ingin terjun ke bisnis waralaba minuman yang digandrungi hampir seluruh masyarakat dunia ini.(Laporan: Satriani Tahir dan Zakiah Putri/Makassar)